Menarik! Pramuka Ma’arif Banyumas Jelajahi Desa Wisata Cikakak

Banyumas, Media Ma’arif (3/2/2022) — Pramuka Ma’arif yang tergabung dalam Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma NU) Tingkat Cabang Banyumas menggelar giat wisata di Desa Wisata Cikakak, Wangon, Banyumas, Sabtu (29/1/2022).

Eksplorasi dilakukan dalam rangka sesi workshop jurnalistik dan literasi digital Sakoma NU Banyumas. Peserta menjelajahi desa dengan tujuan Masjid Saka Tunggal yang menjadi ikon desa wisata.

Menurut penuturan Restu Aji Firmansyah, pengurus Kelompok Kerja Desa Wisata Cikakak mengatakan Masjid Saka Tunggal didirikan pada tahun 1289. Diperkirakan usianya telah mencapai 773 tahun.

“Masjid ini memiliki luas 12×8 meter dan memiliki tinggi 8 meter. Ciri khas masjid ini hanya memiliki satu tiang penyangga,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua LP Ma'arif Banyumas Raih Guru Besar Ilmu Pendidikan IAIN

Restu menambahkan, tiang penyangga (saka) itu memiliki tinggi sekitar 4 meter. Saka melambangkan bahwa Allah itu hanya ada satu.

Selain itu, lanjut Restu Masjid Saka Tunggal ini memiliki tiga ruangan utama, yaitu ruangan pertama digunakan untuk tempat penyimpanan barang milik Kiai Haji Mustolih (pendiri masjid). Ruangan kedua digunakan untuk tempat imam shalat, dan ruangan ketiga tempat khusus Kiai Haji Mustolih yang tidak boleh sembarangan orang bisa masuk.

Hal lain yang menjadi pembeda dari masjid lain, lanjut Restu lagi, ketika shalat Jum’at terdiri dari 4 orang muadzin yang mengumandangkan adzan secara bersamaan. Saat acara peringatan maulid nabi, warga juga ramai berdatangan ke masjid untuk berkumpul menggelar pengajian dan kenduren (slametan).

Baca Juga :  MI Ma’arif NU 1 Pancurendang Ajibarang Gelar Selapanan Wali Murid Dengan Ruqyah Massal

“Warga sangat menjaga tradisi, disini ada empat muadzin saat shalat Jum’at mungkin ini yang jadi pembeda, untuk lainnya hampir sama seperti maulid nabi dan lainnya,” pungkasnya.

 

(Wisnu Maulana/Zahra Afifah)

Tinggalkan Balasan