Empat TPS Pemilu Gunakan Ruang Kelas MTs Ma’arif NU 1 Kedungbanteng

Banyumas, Humas Ma’arif – Penyelenggaraan pesta demokrasi pemilihan presiden dan pemilihan legislatif telah digelar dengan damai dan kondusif. Pencapaian kondisi ini dipengaruhi oleh kesiapan panitia mulai Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat hingga sampai akar rumput, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

KPPS telah bekerja mulai dari kesiapan kartu suara sampai penyiapan tempat penyelenggaraan. Tidak terkecuali bagi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif NU 1 Kedungbanteng yang mendapat kepercayaan ditunjuk KPPS Desa Kedungbanteng Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Tidak tanggung-tanggung, empat TPS sekaligus, yaitu TPS 7, 8, 9 dan 10 yang menggunakan madrasah sebagai lokasi pencoblosan.

Guru MTs Ma’arif NU 1 Kedungbanteng, Ali Faishol membenarkan penggunaan ruang kelas madrasah sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS). Madrasah dipilih sebagai TPS karena ruang kelas yang tersedia cukup representatif.

“Madrasah menyambut gembira dilibatkan dalam proses Pemilu. Meski hanya sebagai tempat, paling tidak ikut serta dalam hajatan negara melalui pesta demokrasi lima tahunan,” katanya, Rabu (17/4/2019).

Faishol menambahkan, madrasah sangat mendukung pelaksanaan pencoblosan keempat TPS tersebut. Ruang kelas digunakan untuk pencoblosan dan halaman madrasah untuk tempat parkir kendaraan pemilih.

Kenyamanan pemilih, lanjut Faishol menjadi prioritas madrasah dengan segala fasilitas yang dimiliki. Mengingat, letak madrasah yang strategis, KPPS dan madrasah berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada pemilih dalam memberikan suaranya.

“Kerjasama ini sebagai tanda dukungan dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU khususnya bagi warga MTs Ma’arif NU 1 Kedungbanteng terhadap penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, transparan, damai dan mashlahah,” pungkasnya.
(Musmuallim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *